Tips Praktis Berjualan di Instagram

Tips Praktis Berjualan di Instagram

Jualan di Instagram Sulit Mendapatkan Pembeli?. Sudah follow banyak akun, sudah banyak upload foto produk, sudah pakai tools optimasi berbayar,. Namun tetap saja Instagram kita tetap saja sulit mendapatkan pembeli?. Saya yakin banyak sekali diantara teman-teman mengalaminya?. Pertanyaannya bagaimana cara mengatasinya?. Pada artikel kali ini saya akan mengupas tuntas tentang kenapa sih instagram kita sepi pembeli? dan bagaimana cara mengatasinya. Seperti pernah saya jelaskan sebelumnya, bahwasanya instagram adalah media sosial yang penggunaannya cukup masif di Indonesia. Bahkan, banyak sekali perusahaan yang menggunakannya sebagai sarana untuk promosi. dan sebagai sarana untuk membangun brand produk mereka. Sayangnya, tidak banyak dari para pelaku usaha kita/UMKM kita. yang berusaha memanfaatkan Instagram Marketing mampu mendapatkan penjualan dari sana.

Mungkin saja termasuk teman-teman yang sedang membaca artikel ini. Sudah melakukan following banyak akun,. sudah melakukan upload banyak foto, produk. sudah pake tools otomatis yang berbayar,. namun hasilnya masih tetap sama. Sepi pembeli. Jika teman-teman mengalami hal tersebut, tentu saja yang harus dikerjakan adalah. teman-teman perlu mengecek strategi instagram yang teman-teman kerjakan sudah benar atau belum?. Karena begini, di Instagram, sekedar jumlah follower yang besar saja belum cukup. Sekedar banyak upload foto produk juga belum cukup. Lantas pertanyaannya adalah apa sih yang menyebabkan Instagram kita sepi pembeli?. Secara garis besar, saya membaginya menjadi tiga penyebab utama. 1. Miskin Sumber Trafik2. Memasarkan Banyak Produk3. Tidak Konsisten. Mari kita bahas satu persatu dari ketiga point tersebut:. 1. Miskin Sumber Trafik. Perlu teman-teman ketahui bahwasanya sumber trafik organik dari instagram itu minimal ada tiga. 1. Adalah jumlah Follower 2. Tingkat Interaksi (Komentar dan atau Like) 3. Hastage. Bagaimana mau mendapatkan penjualan jika saja follower dari Instagram teman-teman masih sedikit. Berdasarkan alogaritma instagram terbaru,. yang dia tidak memungkinkan satu postingan kita bisa dilihat dalam waktu yang sama oleh seluruh follower dari Instagram kita,.

Dalam dalam satu jam pertama Instagram hanya akan memberikan kesempatan pada 10% dari follower kita. yang akan melihat postingan kita. Jika dari 10 terbsut ditak ada interaksi, maka Instagram tidak akan membuka untuk follower yang lainnya. Jadi kalau follower kita cuma 100 akun, maka Instagram di jam-jam pertama hanya membuka kemungkinan 10% dari 100. yang akan melihat postingan kita. Pertanyaannya, yakin dengan 10 akun tersebut akan mendapatkan interaksi yang baik. dan lantas terkonversi menjadi pembelian?. Kalau saya sih tidak yakin!?. Lantas kalau kita follower yang banyak, apakah peluang penjualan akun kita closingnya akan semakin tinggi?. Secara matematis tentu saja iya, namun pada kenyataannya belum tentu.

Coba teman-teman lihat terlebih dahulu, seberapa besar sih tingkat interaksi dari setiap postingan kita?. Jangan-jangan nih, kita sering posting namun tingkat interaksinya sangat kecil. Pertanyaannya adalah bagaimana mau terjadi penjualan/closing,. jika saja setiap postingan kita minim interaksi. Salah satu penyebab minimnya interaksi pada postingan kita adalah kualitas konten. Foto yang kita upload alakadarnya dan copywritingnya pun amburadul, maka lengkap sudah. Wajar jika postingan kita tidak mendapatkan interaksi dan tentu saja tidak mendapatkan konversi pembelian/penjualan. Bagaimana cara mengatasi hal tersebut?. Langkah pertama yang dapat teman-teman kerjakan adalah dengan cara meningkatkan jumlah follower dari akun Instagram kita. Bagaimana cara meningkatkan jumlah follower?. Saya sudah membuat videonya, teman-teman dapat menontonya di link yang ada di sini. Silahkan diklik!. Guna meningkatkan interaksi, maka teman-teman harus memastikan bahwa strategi konten dari Instagram Marketing teman-teman digarap dengan banar.

Khusus untuk konten ini saya akan membuat videonya secara khusus, jadi ditunggu saja. Kuncinya adalah bagaimana membuat akun instagram kita menjadi dibutuhkan oleh audiens kita. Kesalahan mendasar dari para pengguna Instagram Marketing adalah selalu berjualan/iklan,. padahal yang namanya follower, yang namanya audiens tidak suka jika setiap saat dijejali oleh promosi atau iklan. Sumber trafik yang terahir adalah Hastage. Seberapa efektif teman-teman menggunakan hastage pada setiap postingan teman-teman. Hastage ini kalau dalam pencarian google adalah kata kunci. Jadi, di Instagram juga berlaku yang namanya kata kunci, yaitu hastage. Maka gunakanlah hastage dengan sebaik-baik agar trafik ke Instagram kita meningkat.

Dalam satu potingan kita dapat menggunakan hastage sejumlah maksimal 20 hastage. Pilihlah hastage yang memang benar-benar dicari oleh audiens kita, oleh calon pembeli kita. 2. Memasarkan Banyak Produk. Alih-alih ingin mendapatkan prospek,. banyak pelaku usaha lebih terlihat seperti ingin menyaingi tokopedia atau marketplace lainnya. Mereka menjual banyak hal, mulai dari jilbab, obat-obatan herbal, obat kuat,. dan banyak produk yang prospek lainnya yang mereka jual. Tujuannya sih cuma satu, agar Instagramnya, agar jualannya laku. Namun sayangnya mereka salah kaparah. Bukannya closing malah menjadi pusing. Coba teman-teman bayangkan analogi berikut ini. Teman-teman sedang berlibur ke suatu kota sendirian,. Di tengah perjalanan, di sana udara dingin dan memang sudah masuk jam makan siang,. lantas teman-teman berfikir untuk makan baso. Beberapa saat kemudian, teman-teman mendapatkan 2 rumah makan yang menjual baso,. namun tentu saja teman-teman di sana adalah orang baru, tidak mengetahui kualitas dari bakso yang dijajakan oleh kedua rumah makan tersebut. Sebut saja rumah makan pertama bernama WARTEG Bu SITI. yang menjajakan aneka menu ragam menu seperti soto, baso, rawon, pecel lele, dll. Warung kedua bernama Baso Cak Man, yang khusus hanya menjual baso saja. Kira-kira kalau teman-teman sedang berada di posisi tersebut, teman-teman akan lebih memilih yang mana?.

Kalau Saya yakin teman-teman pasti akan memilih warung makan Baso Cak Man. Kenapa? Alasannya cukup klasik. Yaitu yang lebih specifik berjualan itu lebih meyakinkan. Padahal belum tentu rasa bakso dari Baso Cak Man itu lebih enak dari baso yang dijual oleh Warteg bu Siti. Hal itu juga berlaku di jualan online. Kalau jualan teman-teman nano-nano, serba ada, konsumen malah ragu. Apa betul kualitas produknya bagus?. Jangan-jangan cuma produsen abal-abal? Jangan cuma tangan kedua saja?. Dan berbagai macam keraguan yang lainnya. 3. Tidak Konsisten. Saya sering kali menemukan pelaku usaha yang mencoba menggunakan instagram marketing. namun mudah sekali kehabisan energi sebelum bertempur. Baru bikin akun instagramnya, baru upload produk 10 kali,. namun setelah itu dibiarkan hingga berhari-hari, berminggu-minggu,. bahkan berbulan-bulan, bahkan sampai foto produknya debunya tebal. Mungkin selama 10 kali upload tidak mendapatkan penjualan, lantas yang terjadi adalah ia putus asa dan menyerah. Ahirnya Instagramnya dibiarkan begitu saja.

Meski aplikasinya terkesan lebih mudah dibandingkan dengan bisnis offline,. sebenarnya bisnis online memiliki skema yang sama dengan bisnis offline. Jika di bisinis offline prospek itu terjadi ketika pembeli dan calon penjualnya bertemu,. di bisnis online juga sama. Namun pertanyaannya bagaimana pertemuan itu terjadi jika saja bisnis online dari teman-teman sulit ditemukan. calon konsumennya. Ibaratnya seperti ini,. teman-teman memiliki warung klontong namun sayangnya warung klontong tersebut sering sekali tutup. Bagaimana calon konsumen mau membeli ke warung klontong teman-teman. jika saja warung klontong teman-teman sering sekali tutup. Hal itu juga berlaku di bisnis online,. kalau teman-teman jarang upload foto produk, kalau teman-teman tidak maintenen akun instagram teman-teman. ya bagaimana calon konsumen bisa tahu jualan teman-teman, bisa tahu produk teman-teman. Bisnis online membutuhkan yang namanya konsiten. Baik upload, baik itu produksi konten yang bermanfaat,. baik itu promosi, baik itu melakukan feedback, dan baik itu melakukan evaluasi dari strategi yang telah digunakan. Kesemuanya harus dijalankan dengan konsisten. Nah itu tadi tips bagaimana cara mengatasi sepinya closing atau penjualan pada Instagram Marketing kita. Jika teman-teman merasa video ini bermanfaat, silahkan tinggalkan komentar.

Tips Memulai Bisnis Sampingan di Rumah

Tips Memulai Bisnis Sampingan di Rumah

Assalamu’alaikum wr.wb. Halo Saya akan berbagi apa yang saya ketahui, apa yang saya baca dan apa yang saya pahami seputar tips-tips berbisnis. baik itu bisnis offline ataupun online. di video kali ini saya akan berbagi sedikit tips tentang. Memulai Bisnis Sampingan di Rumah. temen-temen ada yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga?. karyawan mungkin? atau mahasiswa?. dan temen-temen sedang mencari-cari peluang bisnis yang bisa dikerjakan di rumah?. tips yang akan saya bagikan ini mungkin akan sedikit membantu temen-temen dalam memulai bisnis di rumah. dan mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi temen-temen.

okey, langsung saja. ada lima poin yang dapat dipelajari tentang memulai bisnis di rumah. yang pertama yaitu Tentukan Jenis usahanya. sebelum memulai suatu usaha, tentunya kita harus menentukan dulu jenis usaha seperti apa yang akan kita jalankan. gak mungkin dong main jalan gitu aja. terus usaha seperti apa yang cocok dikerjakan di rumah?. sebenarnya banyak sekali yang bisa temen-temen kerjakan di rumah. misalnya saja jasa catering, usaha laundry, bisnis kue kering, bisnis jualan alat rumah tangga dan masih banyak lagi. pilihlah, jenis usaha yang bisa temen-temen kerjakan sesuai dengan kemampuan temen-temen. nanti akan saya carikan Belajar Berbisnis ini.

peluang-peluang bisnis apa saja yang memiliki potensi dan bisa dikerjakan di rumah. karena itu temen-temen, .okey, kita lanjutkan lagi. tadi sudah ya tips yang pertama yaitu tentukan jenis usahanya yang sesuai dengan kemampuan temen-temen tentunya. tips yang kedua yaitu selaraskan dengan hobi atau kegemaran temen-temen. segala sesuatu yang dilakukan dengan senang hati maka akan optimal hasilnya. jadi jika temen-temen disini ingin menggeluti sebuah bisnis sampingan di rumah,. maka sebaiknya berbisnislah yang tidak jauh dari hobi atau kegemaran temen-temen. misalnya, jika temen-temen gemar memasak. maka bisnis di rumah yang cocok adalah memulai usaha catering atau warung nasi sederhana dengan modal yang ya relatif kecil gak terlalu besar. tetapi jika ditekuni dengan sungguh-sungguh akan memberikan penghidupan yang layak bagi temen-temen. itu hanya salah satu contoh saja dan gak harus di bidang masak memasak. bisa juga misalnya, memelihara ikan hias. atau misalkan temen-temen punya komunitas bersepeda, temen-temen bisa mulai usaha jualan asesoris dan sparepart sepeda. dan temen-temen bisa jadikan komunitas temen-temen itu sebagai target pasarnya. menyenangkan tapi juga menghasilkan, enak kan?. okey lanjut ke poin berikutnya yaitu Lihat trend yang sedang berkembang. Memulai bisnis kecil di rumah juga bisa dilakukan dengan melihat trend yang sedang digemari banyak orang saat ini. saya kasih contoh, temen-temen pasti dong sesuatu yang sedang ngetrend di masyarakat saat ini?. yang lagi booming itu loh tau gak?.

yang ini ni gambarnya nih. yup, batu akik. kalau dijadikan usaha itu berpotensi banget loh temen-temen. dimana-mana demam batu akik, batu bacan, pancawarna, terus apa lagi ya?. temen-temen yang hobi ngoleksi batu akik pasti tau ya. itulah salah satu contohnya, sesuatu yang sedang ngetren ternyata bisa dijadikan usaha sampingan yang menggiurkan. okey, lanjut gak nih temen-temen?. okey kita lanjut yah?. kita lanjutkan ke poin berikutnya yaitu Buat perencanaan secara matang. Jika temen-temen sudah menentukan jenis usaha apa yang akan dijalankan. apakah yang sesuai kemampuan temen-temen?.

hobi ataupun yang sedang ngetrend?. langkah selanjutnya yang harus temen-temen lakukan adalah Buat perencanaan secara matang. kenapa saya bilang HARUS?. karena perencanaan itu sangat penting temen-temen. tanpa rencana yang matang sebuah usaha akan sulit untuk berkembang. tapi ingat, kata alm. om Bob Sadino : “Jangan kebanyakan mikir”. mentang-mentang harus pake perencanaan yang matang malah kebanyakan mikir. kalo mikir mulu, mulai usahanya kapan dong, ya gak?. rencana yang matang gak harus yang terlalu mendetil. sewajarnya aja. milsanya darimana modalnya?. siapa yang bisa dijadikan rekan atau mitra usaha?. supplier misalnya. terus target pasarnya siapa?. harganya berapa?. cara memasarkannya bagaimana?. saya rasa segitu juga sudah cukup. gak perlu yang terlalu mendetil yang akhirnya malah gak ada action. okey kita lanjut ke poin berikutnya yaitu Action. jika rencana usaha sudah temen-temen siapkan, segeralah Action, kerjakan, lakukan dan laksanakan!. pengalaman saya, kalau rencana usaha itu ditunda-tunda, malah gak jadi. kalau temen-temen nunggu buat ngumpulin modalnya dulu, silahkan asal jangan kelamaan. karena kalau kelamaan ditunda, rancangan yang sudah tergambar jelas di pikiran temen-temen,. lama-lama memudar dan hilang hasrat untuk memulainya. terlebih lagi kalau usaha yang akan dijalankan yaitu yang lagi ngetren saat ini. kalau kelamaan, malah trend-nya malah menurun. karena sesuatu yang ngetrend, lama kelamaan akan digantikan dengan trend yang baru. jadi jangan terlalu memikirkan “kalau gagal bagaimana?”. jalani aja dulu!. toh kita sudah punya rencana kan ya?. kalau gagal,. tinggal cari letak kesalahannya dimana, terus perbaiki, jalankan lagi. temen-temen bisa belajar tuh sama anak-anak yang suka maen game tuh. tanya sama mereka, kalau misalnya di game itu mereka gagal, dan muncul tulisan Game Over,. apakah mereka akan berhenti disitu saja?. jelas tidak. mereka bahkan semakin penasaran, semakin termotivasi untuk menyelesaikan apa yang telah mereka mulai. jangan hanya dengan satu kegagalan saja, kita sudah menyerah. orang-orang sukses pun malah sudah akrab dengan yang namanya kegagalan. karena mereka mengganti kata kegagalan di kamus mereka dengan kata “belum berhasil”. jadi jangan katakan “Saya sudah gagal” tapi katakan “Saya belum berhasil”.

jadi segeralah ambil tindakan. mulai dari cari ide, buat rencana dan jalankan!. saya mau cerita satu lagi boleh ya?. boleh ya?. saya jadi teringat dengan temen saya, sewaktu kami masih kuliah. dia itu ingin cari uang tambahan buat membiayai kuliahnya. supaya gak harus membebani orang tuanya. dia bingung apa yang bisa dia jual. temen saya itu orangnya agak pendiam. gak pandai nawar-nawarin barang. suatu ketika, dia kesasar di salah satu video di youtube. video tentang cara membuat boneka danbo dari kertas karton. temen-temen tau danbo kan?. boneka danbo. seperti ini nih bentuknya nih. “bikin ginian sih mudah kayaknya..” kata temen saya itu. dia emang gak terlalu banyak bicara tapi soal keterampilan tangan dia jagonya. terus saya bilang “kalo dijual bisa laku tuh..”. “kan lagi ngetren”. nah dari sanalah temen saya memulai bisnis sampingannya. gak kebanyakan mikir. gak pake lama. selama itu bisa ia lakukan, ia jalankan. ia juga bisa mengerjakannya di rumah dan gak harus ganggu jadwal kuliah. dan alhasil, karena saat itu boneka danbo lagi ngetrend, ditambah sedikit bumbu kreativitas, jualannya laku keras. dia gak harus banyak omong ini itu, dia hanya memfoto boneka danbo buatannya, terus dishare di facebook,. dikasih keterangan dan nomor yang bisa dihubungi,. maka jalanlah usaha sampingannya itu. ya itulah sedikit cerita yang mungkin bisa temen-temen ambil manfaatnya. jadi ide itu bisa datang dari mana saja. “Aduh tapi saya bingung nih apa yang bisa saya jadikan usaha sampingan?”. stop mengeluh! stop cari alasan! buka Google!. cari ide-ide peluang usaha disana. kalau masih kurang cari juga di youtube. setelah ketemu, buat rencananya dan kerjakan!. dan yang paling penting yang tak boleh terlewatkan adalah “Do’a”. meskipun tidak saya tulis di poin-poin tadi, tapi do’a adalah faktor X yang mempengaruhi usaha anda. terutama do’a kedua orang tua. kalau orang tua sudah merestui dan mendo’akan apa yang akan temen-temen kerjakan,. Tuhan akan meridhoi. Demikianlah pembahasan video kali ini. semoga bermanfaat bagi temen-temen. kalau bermanfaat, silahkan temen-temen klik Like. oh ya, mungkin di luar sana ada banyak orang yang membutuhkan tips-tips ini. jika sekiranya temen-temen tidak keberatan, silahkan share artikel  ini di facebook atau pun di twitter temen-temen. wassalamu’alaikum wr.wb.

Berapa Budget Ideal Untuk Marketing Bisnis Anda?

Berapa Budget Ideal Untuk Marketing Bisnis Anda?

Berapa sih budget yang ideal untuk marketing di bisnis anda?. Jadi, Saya sangat menyarankan. Kalau misalkan Anda hari ini adalah pemilik bisnis kecil. atau mungkin Start Up yang baru mulai. Untuk menginvest hanya sebagian kecil. Ya.. Budget ke dalam. Marketing Anda. Ya.. beda cerita nya kalau misalkan. bisnis Anda itu sudah ada “Venture Capital” nya. Sudah ada visi nya, sudah ada Investor nya. Oke, itu lain cerita. Kalau Saya pribadi, Saya akan lebih memilih untuk. melakukan Split Testing kecil – kecilan. tapi di banyakin. Ya.. dengan budget yang kecil. hingga Saya menemukan something yang works. Sesuatu yang bisa mendatangkan. TRACTION. Traction yang saya maksud disini itu. tidak berarti harus profitable. Misalkan Anda bermain di satu channel Marketing tertentu. dan dari channel marketing tersebut. Anda ternyata bisa mendapatkan begitu banyak traffic. atau mungkin Anda mendapatkan Sales. Hanya saja belum profit. Itu tidak masalah. yang penting anda sudah tahu. dari channel marketing tersebut. Anda bisa mendapatkan. traction yang. cukup banyak di bandingkan dengan. Anda bermain di channel Marketing lain. yang perlu Anda lakukan. hanya perlu mengimprovisasi. hanya perlu memperbaiki. agar. kegiatan pemasaran Anda di channel marketing tersebut itu. bisa. mendatangkan hasil yang. lebih maksimal. Anda hanya perlu. melipatgandakan usaha Anda, Budget Anda. di channel marketing tersebut. dan membuat mereka menjadi. profitable. Saya masih ingat cerita ketika awal Saya partneran sama Rico. Ya.. Rico di awal memulai bisnis itu. belum terlalu mengandalkan yang namanya “Paid Advertising”. atau iklan berbayar. Jadi, Saya waktu partneran. Saya sangat berhati-hati menggunakan Budget. Menggunakan biaya iklan yang sudah di. kasih. Saya memulai dengan Facebook Ads karena saya menemukan. ternyata dengan Facebook Ads. saya bisa mendapatkan begitu banyak. traction dibandingkan dengan channel – channel marketing. lainnya.

So, yang saya lakukan waktu itu adalah. Saya melipatgandakan. Fokus Saya, Perhatian Saya, Usaha Saya, Budget Saya. Semua ke dalam. Facebook Advertising. Singkat cerita, perusahaan grow. perusahaan profit dan kita semakin. pede untuk. spend lebih banyak. kesini nya. Kalau Anda menggunakan Facebook Ads. Sebenarnya Anda bisa menggunakan Kartu Kredit. yang dimana jatuh tempo nya itu. di. Bulan Berikutnya. Ya.. jadi anda punya waktu. untuk mengumpulkan. cash. sebelum Anda bayar ke. Facebook. Jadi, Anda bisa. mendapatkan keuntungan di awal. sebelum Anda akhirnya harus. membayar biaya iklan tersebut ke Facebook. atau biaya kartu kredit. walaupun mungkin. kalau misalkan selama ngiklan. dan ternyata dalam waktu 30 hari itu. Profit anda belum bisa menutupi. tagihan kartu kredit Anda. atau tagihan. iklan Anda. tapi ternyata setelah. dihitung – hitung. lifetime customer value Anda itu. ternyata bisa menutupi. bisa profitable. data diatas kertas itu sebenarnya bisa CUAN. Maka Anda akan dengan gampang. mempresentasikan semua itu ke Investor. dan mendapatkan. Cash. sebagai Company yang. baru start di awal. Apalagi kalo misalkan Anda itu Bootstrapping. Saya tidak menyarankan Anda untuk. memasukkan jumlah. spend perbulan itu sebagai KPI Anda. Kan ada tuh Company yang. punya KPI. Saya bulan ini harus Spend. 1M. bulan berikutnya. saya harus spend 2M. Bulan seterusnya Saya harus spend 3M, 4M dan seterusnya.

Saya tidak menyarankan semua itu. Saya lebih menyarankan anda untuk memulai lebih banyak experiment dengan. Cash – cash yang Anda miliki. walaupun sedikit. Satu metrik yang selalu saya perhatikan. Ketika Saya beriklan menggunakan. Pay per clicks Advertising misalkan. Seperti. Facebook Ads ya. itu yang Saya perhatikan itu adalah. Seberapa cepat saya bisa mendapatkan kembali. uang yang sudah Sayai nvestasikan. ke dalam. Iklan tersebut. Ya.. jadi begitu saya ngiklan. ternyata 7 hari kemudian Saya bisa mendapatkan. uang Sayakembali. Maka saya akan meng investasikan. uang tersebut. kembali lagi ke iklan. Jadi kita punya. salah satu produk informasi yang ROASnya itu mencapai 8x lipat. Kalau temen – temen ga tau ROAS. ROASituadalah return on. ad spent. Ya.. dan profitnya itu bisa kita terima. dalamwaktu 3 hari. Pukul Rata. Pertanyaannya adalah bagaimana kalau Anda saat ini dikasih uang untuk dihabiskan di iklan. kira – kira Anda akan menghabiskan uang tersebut apa ngga. Jikalau Anda sudah tau ROAS anda 8x lipat. dana akan balik modal dalamwaktu 3 hari. Walaupun nyata memang ketika kita scale up. Ketika kita Scalling angka – angka tersebut itu biasanya akan berubah. tapi secara umum, secara general. Kita pasti akan menghabiskan sebanyak mungkin yang kitabisa. Kalau kita sudah mendapatkan data sepertiitu. Ya kan?. Poin saya adalah Ketika anda sudah dapat momentumnya.

Hajar sekuat mungkin. Hajar secepat mungkin. Yang saya perhatikan masalah – masalah kebanyakan advertiser di luar sana itu. bukan. di sisi teknis nya melainkan di sisi mindset nya. mereka belum berani untuk. all out. Ketika momentum nya itu. pas. sehingga mereka sering kehilangan. momentum. Jadi seberapa besar. budget yang harus Anda spend. untuk marketing bisnis anda. itu sangat tergantung di. seberapa banyak profit. yang bisa didatangkan oleh sebuah marketing channel. untuk bisnis Anda. dan hal lain yang tidak kalah penting ketika kita membicarakan soal advertising. adalah. apakah. Advertisement kita itu terukur atau tidak?. Kita ambil contoh seperti iklan billboard. mungkin Anda akan bertanya apakah billboard itu bener – bener works atau nggak?. buat saya. Billboard itu pasti works. buktinya masih banyak company – company yang saat ini masih menggunakan. Billboard. Saya sendiri percaya dengan namanya. sebuah aturan dalam marketing. yang dimana. katanya kalau seseorang sudah melihat. pesan marketing kita. Mereka cenderung akan. Membeli. Jadi simple nya gini deh. Kalau misalkan saya ditanya. Ron, kamu biasanya beli sepatu itu bakal kemana?. Under Armour. kemudian Kalo ditanya beli smartphone?. Saya pasti bilangnya Apple atau. Iphone. Ya.. kalo beli laptop. ya beli nya pasti Macbook atau Apple. itu. Semua tentang. Brand. itu makanya kenapa. Iklan di Televisi, kemudian iklan di Billboard. atau press conference. itu masih. di pakai oleh brand – brand besar sampai saat ini. masih dipakai oleh company – company yang budgetnya gede. sampai saat ini. Untuk iklan – iklan seperti itu. akan sangat susah untuk di track. ya.. tapi. tidak masalah untuk brand besar. karena mereka sudah punya. budget yang sangat besar. dan brand itu. sangat penting buat mereka. tapi untuk start up – start up kecil. itu akan sedikit lebih susah. Oke sekian untuk video kali ini. Semoga Anda mendapatkan sedikit gambaran. Seberapa besar. Marketing budget yang harus. Anda alokasikan. di bisnis. Silahkan share ke temen – temen Anda dan see you in the next video.

SEO (Search Engine Optimation), Strategi Marketing Digital yang Murah Meriah

SEO (Search Engine Optimation), Strategi Marketing Digital yang Murah Meriah

Search engine optimization (SEO) mungkin belum terlalu dikenal oleh publik. Padahal, jika dimanfaatkan, SEO bisa menjadi strategi marketing yang relatif lebih murah dibanding strategi pemasaran lainnya.

Hal ini pun yang menjadi fokus di SEO Conference 2019 yang diselenggarakan Komunitas Gue Founder dan Toffee Institute. Tapi menurut CEO ToffeeDev, Ryan Kristomuljono, tidak semua strategi SEO bisa diterapkan oleh bisnis yang mengharapkan hasil yang tahan lama.

Ryan menjelaskan ada tiga strategi SEO yang biasa digunakan, yaitu black hat, grey hat dan white hat. Menurutnya, dari tiga strategi tersebut hanya strategi grey hat dan white hat yang bisa digunakan untuk hasil optimal.

“Kenapa black hat nggak boleh? Karena cepat naiknya, hilangnya juga cepat,” kata Ryan saat membuka SEO Conference 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

“Pada saat kita melakukan black hat SEO mungkin dua minggu kita ada di halaman pertama. Setelah itu tiga minggu hilang dari permukaan Google,” sambungnya.

Untuk itu, Ryan menyarankan penggunaan strategi white hat SEO. Tapi, ia mengakui bahwa strategi ini akan membutuhkan waktu lebih lama untuk membawa situs menuju halaman pertama Google.

Walaupun begitu, Ryan mengatakan bahwa strategi ini bisa didorong untuk memberikan hasil yang lebih cepat. Dan strategi ini nantinya akan dibagikan oleh 12 ahli SEO yang akan berbicara di SEO Conference 2019.

Sumber : Detik.com

Kiat Sukses Berbisnis dari Nol, Ini Langkah-langkahnya

Kiat Sukses Berbisnis dari Nol, Ini Langkah-langkahnya

Terjun ke dunia binis menjadi pilihan sebagian orang, terutama mereka yang tak ingin bekerja pada perusahaan milik orang lain. Bisnis akan memberikan kesempatan buat membangun segala sesuatunya sesuai dengan kemampuan maksimal yang Anda miliki untuk meraih kesuksesan. Selain itu, aktifitas ini juga memungkinkan Anda lebih leluasa dalam menggali potensi terbaik yang ada di dalam diri. Semua hal ini tentu sulit dilakukan, ketika Anda bekerja untuk orang lain.

Namun, bagaimana sebenarnya cara yang tepat untuk membangun bisnis dari awal? Jika Anda tertarik untuk sukses di bidang bisnis tertentu, maka Anda harus segera mulai membangun bisnis Anda sendiri. Bisnis harus dieksekusi/dijalankan, dan bukan hanya sekadar direncanakan saja. Hal ini penting, terutama jika Anda baru akan menjadi seorang pebisnis pemula. Namun membangun bisnis juga tentu tidak semudah membicarakannya saja, Anda perlu bekerja keras sejak awal.

Anda harus benar-benar siap menghadapi berbagai tantangan yang muncul di dalam bisnis Anda, bahkan yang tidak Anda perkirakan sekalipun. Pastikan Anda memulai bisnis dengan langkah yang tepat, sehingga aktifitas tersebut bisa berjalan dengan lancar dan mendatangkan keuntungan di dalam keuangan Anda. Berikut kiat sukses berbisnis dari nol yang patut Anda lakukan seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Temukan Pangsa Pasar dan Ide yang Tepat

Bisnis tentu harus memiliki pangsa pasar yang tepat, di mana Anda bisa memiliki sejumlah konsumen yang aktif dan bisa menjadi pelanggan bisnis Anda. Langkah pertama yang wajib Anda pertimbangkan dalam membangun bisnis adalah menemukan ide bisnis terbaik yang bisa Anda jual di dalam pasar tersebut. Kedua hal ini akan saling berkaitan dan tentunya memengaruhi kesuksesan Anda dalam membangun bisnis. Jika sejak awal Anda sudah menemukan ide terbaik dan pasar yang menjanjikan, maka membangun bisnis ini tentu bukan lagi hal yang sulit dilakukan.

2. Pelajari dan Atasi Kompetitor Anda Di dalam bisnis

Anda akan menemukan persaingan, bahkan tingkat persaingan yang ketat untuk berbagai jenis bisnis yang sangat menjanjikan. Hal ini harus Anda atasi dengan baik, yakni dengan cara mempelajari pesaing Anda di dalam bisnis tersebut. Pastikan Anda meluangkan waktu untuk mempelajari pesaing Anda, sehingga Anda bisa melakukan langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya dengan baik.

3. Pahami dan Penuhi Kebutuhan Konsumen dengan Baik

Jangan lupa untuk memahami dengan baik kebutuhan konsumen, sehingga Anda bisa memenuhi berbagai kebutuhan ini dengan tepat. Untuk mendapatkan pasar yang luas, Anda tentu wajib memenuhi kebutuhan konsumen dengan baik, bahkan dengan lebih baik dari para pesaing Anda. Hal ini sangat penting, mengingat Anda baru akan menjadi pebisnis pemula dan harus merebut pasar yang ada dengan langkah yang cerdas. Baca Juga: Cara Ampuh Bikin Investor Kepincut Dengan Bisnis Startup Anda

4. Lakukan Perhitungan dan Perencanaan yang Matang

Langkah selanjutnya adalah melakukan perencanaan bisnis, di mana Anda menghitung berbagai hal yang harus Anda pertimbangkan dalam bisnis tersebut. Perhitungkan segala sesuatunya dengan tepat.

Sumber : Kompas.com

Tips-tips buat Pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) dalam Pemasaran secara Digital

Tips-tips buat Pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) dalam Pemasaran secara Digital

Dalam usaha meraih kesuksesan, para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) setidaknya bisa hal-hal ini dalam melakukan pemasaran secara digital.

Yang pertama adalah memiliki aset digital. Menurut Brand and Marketing Expert Erwin Panigoro, aset digital merupakan investasi jangka pendek dan panjang yang bermanfaat bagi produk yang dibuat oleh pelaku usaha. Paling sederhananya adalah media sosial seperti Facebook, Instagram, dan lainnya.

“Dewasa ini aset digital terus bertama, salah satunya Go-Food dan Go-Pay. Itu aset digital terkini yang harus dimiliki oleh siapapun, baik itu pembeli atau penjual,” ujar Erwin saat berbicara diskusi Go-Jek Wirausaha di Surabaya, Sabtu (17/11/2018).

Menurut Erwin, aset digital penting dimiliki mengingat tren orang berbelanja online semakin tinggi. “Jadi aset digital harus segera dimiliki demi keberlangsungan produk mereka masing-masing.”

Selain aset digital, Erwin menyebut pelaku bisnis agar harus berusaha agar produknya mudah ditemukan sekaligus melakukan branding yang tepat. Produk makanan, misalnya, tak boleh membuat branding sekenanya agar bisa menggugah ketertarikan orang.

“Perlu diingat ketertarikan orang membeli dilihat dari gambarnya, lalu melihat macam makanan yang disedikan, mereka melihat promo yang dimiliki. Kalau soal harga itu relatif, malah jadi hal yang terakhir di online,” kata pria berkacamata itu.

Dalam kesempatan ini Erwin membagikan tips untuk pelaku UKM agar sukses dalam pemasaran secara digital:

1. Segera memiliki aset digital. Tapi jangan sekadar memiliki tapi harus dilegalkan.

“Semua aset yang dimiliki harus didaftarkan, harus dimiliki secara hukum oleh pelaku UKM. Sehingga tidak dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” tutur Erwin.

2. Meningkatkan keterampilannya atau skill karena pemasaran digital tidak sama dengan konvensional. Penjual dituntut paham akan kebiasaaan konsumen.

3. Harus melek digital. Tidak boleh lagi mengaku gaptek meski tinggal di kampung sekalipun. Sebelum kalah dengan kemajuan yang lain, pelaku UKM harus mawas diri untuk melek digital.

“Tidak perlu belajar digital secara sempurna, cukup fundamentalnya dulu. Misalnya dimulai dari daftar Go-Food, menggunakan Go-Pay atau memiliki akun Go-Jek. Itu sih yang sederhana yang harus dimiliki UKM sekarang,” kata Erwin.

Sumber : Detik.com

Pentingnya SEO buat Aplikasi Mobile seperti Go-Jek

Pentingnya SEO buat Aplikasi Mobile seperti Go-Jek

Ketika membicarakan Search Engine Optimization (SEO), satu hal yang akan terlintas di benak adalah strategi website untuk mendorong masuk ke halaman pertama mesin pencari dan memancing lebih banyak traffic.

Padahal pemafaatan SEO ternyata juga dibutuhkan aplikasi mobile seperti Go-Jek. SEO Manager Go-Jek Indonesia Irvan Sanjaya mengatakan SEO penting bagi Go-Jek karena bisa mendongkrak jumlah install sambil menghemat biaya marketing digital.

“Kita ingin membuat channel-channel digital marketing yang ada jadi lebih efisien,” kata Irvan saat mengisi SEO Conference 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Irvan menjelaskan, ketika orang menginstall suatu aplikasi setelah melihat iklan dari platform seperti Facebook, Instagram, Twitter atau mesin pencari seperti Google, ada biaya marketing yang harus dikeluarkan untuk mengakuisisi pengguna tersebut.

Untuk saat ini, biaya per install (CPI) yang ditawarkan oleh mesin pencari terbilang paling rendah yakni hanya 1 dolar AS. Sedangkan CPI untuk iklan di Twitter mencapai 2,53 dolar AS.

“Jadi bisa dilihat range harganya untuk sekali install, untuk mengakuisisi user itu kita bisa sekitar Rp 10 ribuan sampai Rp 30 ribuan. Jadi kita ingin membuat yang lebih efisien dan efektif,” jelas Irvan.

Selain biaya marketing dan iklan yang lebih murah, mesin pencari seperti Google juga masih mendominasi daftar situs yang paling banyak meraih traffic setiap bulannya di Indonesia. Seperti situs google.co.id, yang berdasarkan data SimilarWeb, mendapatkan hampir 3 miliar traffic setiap bulannya.

Tidak hanya itu, perilaku publik saat menemukan aplikasi baru juga mempengaruhi. Irvan menjelaskan semakin banyak orang yang menemukan aplikasi baru di luar toko aplikasi, seperti Google Play Store atau Apple App Store.

“Ternyata banyak juga yang discover tentang app, sebanyak 27% dari search engine. Dan ini datanya dari Google di tahun 2015. 1 dari 4 orang juga discover app dari search engine,” jelas Irvan.

“Jadi ini potensi yang bisa kita lakukan sebagai SEO untuk menggaet install melalui channel search engine,” pungkasnya

 

Sumber : Detik.com

Bagaimana Cara Menjual Apapun Kapanpun Dimanapun

Bagaimana Cara Menjual Apapun Kapanpun Dimanapun

Pada kesempatan ini saya akan berbagi tentang tips bisnis. Di mana tip bisnis ini sering ditanyakan orang, terutama bagi mereka yang bergerak di sektor penjualan. Topik saya pada saat ini adalah berbicara tentang: “cara menjual apa saja, kapan saja dan di mana saja”. Jadi sebenarnya, bagaimana semua orang bisa menjadi penjual?. entrepreneur entrepreneur, sebenarnya berjualan adalah pelajaran atau hal yang sangat mudah dilakukan. Misalnya, mengapa menjual adalah proses yang sangat mudah?. hari ini jika Anda makan sesuatu, nikmati sesuatu, misalnya, Anda memiliki tempat makan favorit. Misalkan Anda suka makan nasi goreng, misalnya. Anda memiliki tempat makan favorit. di mana warung nasi goreng. Secara tidak langsung, besok jika Anda ingin hadir, Anda harus mengundang teman, keluarga, teman,. “Ini tempat makan nasi goreng yang enak!”. Secara tidak langsung, Anda sudah menjual warung nasi goreng ke teman-teman Anda. Lantas, bagaimana proses penjualan itu terjadi secara alami tanpa ada unsur paksaan? Tanpa elemen penekanan?.

Tanpa elemen seperti Anda menjual sesuatu? Itu yang penjual profesional. Sebagai seseorang yang terlibat dalam penjualan, apa pun yang Anda jual baik barang atau jasa,. Saya yakin Anda harusbisa melakukan dua tips ini. Ini sangat penting. Pastikan sebelum Anda menjual 83% dari proses transaksi penjualan yang terjadi itu karena nomor satu dari tips pertama. bagaimana menjual apa saja, kapan saja, dan di mana saja. pastikan orang-orang senang dengan Anda. Pastikan orang-orang merasa nyaman dengan Anda. Karena proses penjualan dapat terjadi ketika orang tersebut merasa nyaman dengan Anda seperti biasa. karena Anda menganggap dia bukan orang asing. Dan Anda tidak mau mengambil keuntungan darinya. Ambil contoh, jika misalkan kita ingin membeli mobil. biasanya kami mungkin pernah menawarkan pada penjual mobil yang sama. Tetapi pada akhirnya sebelum transaksi penjualan, kita akan memanggil saudara kita terlebih dahulu atau teman baik kita,. atausiapa pun yang Anda anggap ahli mobil. Dan jika ahli mengatakan sesuatu, “ya, mobil itu bagus. Memang tipenya seperti itu. “Itu benar-benar biaya. Spesifiknya seperti ini”. maka And apercaya dengan orang yang menurut Anda ahli yang sudah Anda kenal.

Anda merasa dekat dan nyaman dengannya. dana khirnya Anda membuat keputusan dengan penjual mobil. Sama. teman wirausaha, bagaimana menciptakan kesan kepada orang asing bisa seperti teman lama denganAnda?. Bagaimana orang asingbisa merasa nyaman dengan Anda?. Kesalahan fatal, banyak kesalahan penjualan adalah penjual merasa harus mengambil keuntungan. Saya percaya semua penjualharusmendapat untung. tapi bagaimana menjual di dalam sepertinya tidak profesional, sepertinya memaksa,. Sepertinya dia aksen sehingga produknya dijual dan konsumen atau pembeli merasa tidak nyaman. Itu bisa dilihat dengan bagaimana proses penjualan 83% itubisa terjadi jika orang tersebut nyaman dengan Anda. Anda lebih suka membeli dengan seseorang yang Anda anggap teman, orang yang Anda percayai,. secara tidak sengaja ia menjual barang-barangitu, daripada Anda membelinya dari seseorang yang tidak Anda kenal. bukan?. Karenaitu, bagaimana Anda bisa berjualan kapan saja? Setiap kali itu berarti saya percaya bahwa banyak orang. Dimanapun ada orang. Anda dapat bertemu orang-orang di manasaja. Andadapatbertemuorang-orang kapan saja. Mungkin Anda saat ini sedang reuni dengan teman-teman Sekolah Dasara tau teman-teman SMP. Jangan membuka topik pertama secara langsung dengan menawarkan produk Anda. Rakyat bisa tersinggung. Tetapi Anda harus membangun hubungan terlebih dahulu. pertama, ceritakan bagaimana kisah masa lalu Anda dengan mereka. “Apa kamu tidak ingat, ketika kita mengejek guru ini di kelas?”. “Tidakkah kamu ingat, ketika kita dulu bermain kelereng bersama?” Ceritakan keindahan masa lalu. itu membuat hubungan yang kaku yang tidak bertemu untuk waktu yang lama menjadi cair. Jika hubungan Anda cair, kami tertawa dan akhirnya memimpin topik “Apa kegiatan Anda sekarang?”. “Oh, aku ada kegiatan di sini.” “Oh, apa yang kamu jual?” akhirnya blok pertama,.

atau tips pertama adalah bagaimana orang merasa nyaman dengan Anda, jadi dia mengajukan diri. mengetahui apa yang Anda jual, ituakanterjadi. Jadipastikansebelummenjual, yang pertama adalah memastikan orang-orang nyaman dengan Anda. Karena saya percaya ketika Anda membeli sesuatu, Andapastiinginmembelidenganrasanyaman. Anda tidak ingin membeli dengan perasaan stres, urgensi, apalagi wajib. Tetapi jika Anda membelinya pastikan Anda memiliki hubungan yang baik dengan orang-orang yang akanAnda pasarkan. ini nomor satu. Nomor dua, pastikan Anda membuat kebutuhan, atau orang-orang membutuhkan produk Anda. Jadi jika Anda menjual sesuatu, tawarkan sesuatu, pastikan itu adalah konsumen yang tepatdandiamembutuhkanproduk tersebut. Namun sekali lagi persentasenya hanya 17%. 83% orang merasa nyaman. Terkadang ketika dia merasa nyaman, dia tidak membutuhkan apa-apa, dia masih membeli dari Anda. Luar biasa jika dia merasa nyaman. maaf, dia tidak butuh apa-apa tapi dia merasa nyaman. Tetapi jika dia meras anyaman dan membutuhkannya pada saat bersamaan, saya yakin bahwa konsumen pasti hampir 99,99% akan terjadi transaksi. Bagaimana cara menjual produk yang sebenarnya dia butuhkan? Pastikan dia tepat sasaran. misalnya, pelanggannya gemuk. Anda bisa menawarkan produk pelangsing, misalnya. Tetapi pada pertemuan pertama jangan langsung bertanya, “apakabar, kamu terlihat gemuk, ya?”. itu bisa menyinggung perasaannya. ituhanya cerita, jangan menyinggung sama sekali tentang ukuran tubuhnya. Tapi katakan saja, “hei, sudah lama tidak bertemu Anda! Apakah orang tua Anda baik-baik saja?. “Ngomong-ngomong, apakah kucing imutmu masih di rumah?”.

Katakan padanya sesuatu yang tidak berhubungan dengan ukuran tubuhnya. Buat dia merasa nyaman, dan mungkin dia memiliki kondisi sensitif hari ini, tetapi ada orang yang mendukungnya,. itulah orang yang berbagi dengannya, dia merasa tidak ada teman dekat yang peduli dengannya. berbagi panjang. dan siapa yang tahu kapan Anda sudah mengatakan panjang lebar, tetapi akhirnya, dia akan bertanya apa kabar. Katakan saja. apa kegiatan Anda saat ini, di sektor apa Anda terlibat, apa yang Anda jual saat ini, Anda bisa mengatakannya. Anda tidak datang langsung untuk mengangkatnya,. “Saya menjual produk ini, ini cocok untuk Anda dan ini harga murah, blablabla …. ini disebut” hard selling “. Tidak ada yang senang dengan penjualan keras, kecuali orang-orang sudah nyaman sama sekali dan sangat dekat dengan Anda. Jadi pastikan jika Anda menawarkan produk, ia membutuhkannya. Misalnya, jangan menawarkan produk kepada orang yang tidak membutuhkan. Orang membutuhkan sepeda motor, tetapi Anda menawarkan mobil. Tentu tidak laku. Karena apa? mungkin dari kondisi keuangan yang tidak memadai. Dia hanya mampu membeli sepeda motor, tetapi Anda menawarkan mobil. Itu juga tidak cocok. Jadi, pastikan Anda tahu targetnya. Jika pelanggan benar, targetnya benar, apa yang Anda pasarkan kapan saja, di mana saja, 17% dari yang Anda penuhi kebutuhan,. Saya yakin 83% plus 17% akan terjadi transaksi penutupan atau transaksi penjualan. Semoga tips saat ini bisa mendongkrak untung penjualan Anda. Tingkatkan keterampilan hubungan Anda dengan hubungan manusia. Saya percaya semua yang Anda ragukan, terutama dalam proses penjualan. itu bisa diatasi dengan tips ini. Jika Anda menyukai tips seperti ini, silakan berlangganan di bawah ini. Sukses buat Anda, salam luar biasa hebat !!.

sumber :  SuccessBefore30