Tips Memulai Bisnis Sampingan di Rumah

Tips Memulai Bisnis Sampingan di Rumah

Assalamu’alaikum wr.wb. Halo Saya akan berbagi apa yang saya ketahui, apa yang saya baca dan apa yang saya pahami seputar tips-tips berbisnis. baik itu bisnis offline ataupun online. di video kali ini saya akan berbagi sedikit tips tentang. Memulai Bisnis Sampingan di Rumah. temen-temen ada yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga?. karyawan mungkin? atau mahasiswa?. dan temen-temen sedang mencari-cari peluang bisnis yang bisa dikerjakan di rumah?. tips yang akan saya bagikan ini mungkin akan sedikit membantu temen-temen dalam memulai bisnis di rumah. dan mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi temen-temen.

okey, langsung saja. ada lima poin yang dapat dipelajari tentang memulai bisnis di rumah. yang pertama yaitu Tentukan Jenis usahanya. sebelum memulai suatu usaha, tentunya kita harus menentukan dulu jenis usaha seperti apa yang akan kita jalankan. gak mungkin dong main jalan gitu aja. terus usaha seperti apa yang cocok dikerjakan di rumah?. sebenarnya banyak sekali yang bisa temen-temen kerjakan di rumah. misalnya saja jasa catering, usaha laundry, bisnis kue kering, bisnis jualan alat rumah tangga dan masih banyak lagi. pilihlah, jenis usaha yang bisa temen-temen kerjakan sesuai dengan kemampuan temen-temen. nanti akan saya carikan Belajar Berbisnis ini.

peluang-peluang bisnis apa saja yang memiliki potensi dan bisa dikerjakan di rumah. karena itu temen-temen, .okey, kita lanjutkan lagi. tadi sudah ya tips yang pertama yaitu tentukan jenis usahanya yang sesuai dengan kemampuan temen-temen tentunya. tips yang kedua yaitu selaraskan dengan hobi atau kegemaran temen-temen. segala sesuatu yang dilakukan dengan senang hati maka akan optimal hasilnya. jadi jika temen-temen disini ingin menggeluti sebuah bisnis sampingan di rumah,. maka sebaiknya berbisnislah yang tidak jauh dari hobi atau kegemaran temen-temen. misalnya, jika temen-temen gemar memasak. maka bisnis di rumah yang cocok adalah memulai usaha catering atau warung nasi sederhana dengan modal yang ya relatif kecil gak terlalu besar. tetapi jika ditekuni dengan sungguh-sungguh akan memberikan penghidupan yang layak bagi temen-temen. itu hanya salah satu contoh saja dan gak harus di bidang masak memasak. bisa juga misalnya, memelihara ikan hias. atau misalkan temen-temen punya komunitas bersepeda, temen-temen bisa mulai usaha jualan asesoris dan sparepart sepeda. dan temen-temen bisa jadikan komunitas temen-temen itu sebagai target pasarnya. menyenangkan tapi juga menghasilkan, enak kan?. okey lanjut ke poin berikutnya yaitu Lihat trend yang sedang berkembang. Memulai bisnis kecil di rumah juga bisa dilakukan dengan melihat trend yang sedang digemari banyak orang saat ini. saya kasih contoh, temen-temen pasti dong sesuatu yang sedang ngetrend di masyarakat saat ini?. yang lagi booming itu loh tau gak?.

Baca Juga :  Apa itu Sales Funnel?

yang ini ni gambarnya nih. yup, batu akik. kalau dijadikan usaha itu berpotensi banget loh temen-temen. dimana-mana demam batu akik, batu bacan, pancawarna, terus apa lagi ya?. temen-temen yang hobi ngoleksi batu akik pasti tau ya. itulah salah satu contohnya, sesuatu yang sedang ngetren ternyata bisa dijadikan usaha sampingan yang menggiurkan. okey, lanjut gak nih temen-temen?. okey kita lanjut yah?. kita lanjutkan ke poin berikutnya yaitu Buat perencanaan secara matang. Jika temen-temen sudah menentukan jenis usaha apa yang akan dijalankan. apakah yang sesuai kemampuan temen-temen?.

hobi ataupun yang sedang ngetrend?. langkah selanjutnya yang harus temen-temen lakukan adalah Buat perencanaan secara matang. kenapa saya bilang HARUS?. karena perencanaan itu sangat penting temen-temen. tanpa rencana yang matang sebuah usaha akan sulit untuk berkembang. tapi ingat, kata alm. om Bob Sadino : “Jangan kebanyakan mikir”. mentang-mentang harus pake perencanaan yang matang malah kebanyakan mikir. kalo mikir mulu, mulai usahanya kapan dong, ya gak?. rencana yang matang gak harus yang terlalu mendetil. sewajarnya aja. milsanya darimana modalnya?. siapa yang bisa dijadikan rekan atau mitra usaha?. supplier misalnya. terus target pasarnya siapa?. harganya berapa?. cara memasarkannya bagaimana?. saya rasa segitu juga sudah cukup. gak perlu yang terlalu mendetil yang akhirnya malah gak ada action. okey kita lanjut ke poin berikutnya yaitu Action. jika rencana usaha sudah temen-temen siapkan, segeralah Action, kerjakan, lakukan dan laksanakan!. pengalaman saya, kalau rencana usaha itu ditunda-tunda, malah gak jadi. kalau temen-temen nunggu buat ngumpulin modalnya dulu, silahkan asal jangan kelamaan. karena kalau kelamaan ditunda, rancangan yang sudah tergambar jelas di pikiran temen-temen,. lama-lama memudar dan hilang hasrat untuk memulainya. terlebih lagi kalau usaha yang akan dijalankan yaitu yang lagi ngetren saat ini. kalau kelamaan, malah trend-nya malah menurun. karena sesuatu yang ngetrend, lama kelamaan akan digantikan dengan trend yang baru. jadi jangan terlalu memikirkan “kalau gagal bagaimana?”. jalani aja dulu!. toh kita sudah punya rencana kan ya?. kalau gagal,. tinggal cari letak kesalahannya dimana, terus perbaiki, jalankan lagi. temen-temen bisa belajar tuh sama anak-anak yang suka maen game tuh. tanya sama mereka, kalau misalnya di game itu mereka gagal, dan muncul tulisan Game Over,. apakah mereka akan berhenti disitu saja?. jelas tidak. mereka bahkan semakin penasaran, semakin termotivasi untuk menyelesaikan apa yang telah mereka mulai. jangan hanya dengan satu kegagalan saja, kita sudah menyerah. orang-orang sukses pun malah sudah akrab dengan yang namanya kegagalan. karena mereka mengganti kata kegagalan di kamus mereka dengan kata “belum berhasil”. jadi jangan katakan “Saya sudah gagal” tapi katakan “Saya belum berhasil”.

Baca Juga :  Tips-tips buat Pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) dalam Pemasaran secara Digital

jadi segeralah ambil tindakan. mulai dari cari ide, buat rencana dan jalankan!. saya mau cerita satu lagi boleh ya?. boleh ya?. saya jadi teringat dengan temen saya, sewaktu kami masih kuliah. dia itu ingin cari uang tambahan buat membiayai kuliahnya. supaya gak harus membebani orang tuanya. dia bingung apa yang bisa dia jual. temen saya itu orangnya agak pendiam. gak pandai nawar-nawarin barang. suatu ketika, dia kesasar di salah satu video di youtube. video tentang cara membuat boneka danbo dari kertas karton. temen-temen tau danbo kan?. boneka danbo. seperti ini nih bentuknya nih. “bikin ginian sih mudah kayaknya..” kata temen saya itu. dia emang gak terlalu banyak bicara tapi soal keterampilan tangan dia jagonya. terus saya bilang “kalo dijual bisa laku tuh..”. “kan lagi ngetren”. nah dari sanalah temen saya memulai bisnis sampingannya. gak kebanyakan mikir. gak pake lama. selama itu bisa ia lakukan, ia jalankan. ia juga bisa mengerjakannya di rumah dan gak harus ganggu jadwal kuliah. dan alhasil, karena saat itu boneka danbo lagi ngetrend, ditambah sedikit bumbu kreativitas, jualannya laku keras. dia gak harus banyak omong ini itu, dia hanya memfoto boneka danbo buatannya, terus dishare di facebook,. dikasih keterangan dan nomor yang bisa dihubungi,. maka jalanlah usaha sampingannya itu. ya itulah sedikit cerita yang mungkin bisa temen-temen ambil manfaatnya. jadi ide itu bisa datang dari mana saja. “Aduh tapi saya bingung nih apa yang bisa saya jadikan usaha sampingan?”. stop mengeluh! stop cari alasan! buka Google!. cari ide-ide peluang usaha disana. kalau masih kurang cari juga di youtube. setelah ketemu, buat rencananya dan kerjakan!. dan yang paling penting yang tak boleh terlewatkan adalah “Do’a”. meskipun tidak saya tulis di poin-poin tadi, tapi do’a adalah faktor X yang mempengaruhi usaha anda. terutama do’a kedua orang tua. kalau orang tua sudah merestui dan mendo’akan apa yang akan temen-temen kerjakan,. Tuhan akan meridhoi. Demikianlah pembahasan video kali ini. semoga bermanfaat bagi temen-temen. kalau bermanfaat, silahkan temen-temen klik Like. oh ya, mungkin di luar sana ada banyak orang yang membutuhkan tips-tips ini. jika sekiranya temen-temen tidak keberatan, silahkan share artikel  ini di facebook atau pun di twitter temen-temen. wassalamu’alaikum wr.wb.

Baca Juga :  Cara Memilih Partner Bisnis! Apa saja?