Cara Tingkatkan Profit Tanpa Harus Lipatkan Omset

Cara Tingkatkan Profit Tanpa Harus Lipatkan Omset

Anda punya profit issue Dan Anda mau meningkatkan profit. Kita nggak ngomong cara mendapat omset baru. atau meningkatkan omset. Tapi antara omset dan profit, Anda melihat banyak inefficiencies. Jadi bagaimana si, Anda bisa meningkatkan profit tanpa meningkatkan omset?. Nah, ayo kita bahas sama-sama. Karena sering kali yang kita lakukan dulu para coaches di sini adalah menganalisa. your profit and cash sebelum kita coaching Anda untuk marketing dan segala macem. Karena kadang-kadang. marketing strategies itu perlu waktu, perlu trial and erorr segala macem dan investasinya lebih tinggi. Tapi, at the end of the day what matters to you adalah bottom line and cash.

Jadi, di sinilah kenapa kita mulainya profit. So, profit. Apa 4 hal yang menyebabkan profit Anda bisa turun atau naik. nomor 1 adalah kita bilang ini the four M set profit. Nomer 1 adalah your management decision . Your management decision. ini penting banget ya. Karna Anda bilang ya itu duit bisa keluar, Anda nggak bilang apa-apa itu duit bisa nggak masuk. jadi management decision juga contohnya begini “apakah ada team member yang Anda biarin aja di situ. biarpun mereka tidak menghasilkan dan mereka mengambil gaji terus dan itu sebetulnya profit. Tapi tidak mengembalikan dari sisi produktivitas atau revenue. Jadi di situ kalau managementnya nggak tegaan. Nggak bisa make hard decision , nggak mengukur KPI, yang sering kali Anda wasting money di situ. Another management decision adalah sewa, rental, keputusan-keputusan investasi, keputusan beli barang. ini banyak banget management decision di sini.

Jadi management decision is the first area kalau Anda mau mengimprove profit. the second M adalah how you manage your money. Nah managing money ini, dampaknya banyak. Contohnya begini, ada suatu kasus di mana dia nggak bisa managing cash flow. Nah karena cash flow itu tidak bisa di manage. Jadi piutangnya banyak, dia bayar supplier on time. Tapi tidak menerima pembayaran on time dan dia nggak pernah managing itu, in and out of moneynya. Akhirnya yang sering adalah bank account dia tuh sering kering dan mereka harus pinjem duit dari investor. pinjem duit dari bank, and everything like that. Jadi kalau Anda pinjem duit, itu pasti ada interestnya kan?. Ada cost of landing money. Jadi di situ Anda akan lebih turun profitnya. Karena, Anda harus bayar banyak interest. Jadi, how manage your money is really important. Jadi, yes offcourse you have your PNL, you juga punya cashflow statement. Tapi mungkin harus ada laporan-laporan sampingan seperti, how do your manage piutang, how do your manage account spyable.

Baca Juga :  Berapa Budget Ideal Untuk Marketing Bisnis Anda?

Bagaimana cara Anda juga monitor a score board. Angka-angka yang Anda harus perhatikan. Apalagi kalau Anda produksi, kalau Anda banyak karyawan, kalau Anda service. Service industry kaya high profit, low cost itu kadang we take for guaranteed ya. Bagaimana caranya kita. menggunakan money juga. Jadi, laporan-laporan kecil seperti itu juga Anda harus bikin. Supaya Anda bisa. monitor how manage your money. How do you do your marketing ? are you wasting money on marketing ? Kadang-kadang kalau Anda nggak mengerti 5 ways formulanya. Action coach yang bisa Anda lihat di video lain. Anda bisa jadi mencari strategi marketing yang salah untuk masalah Anda. Contohnya, di dalam satu coaching session. Saya masih ingat ini klien saya pertama. Waktu itu masih ada yellow pages ya. Dia di coaching session ini dia bilang, bu saya mau investasi 50 juta untuk iklan yellow pages yang kotak. Saya bilang oke lets take look at that. Sekarang Anda itu dapet berapa leads sih dari iklan yang tahun lalu ? nol. Jadi, iklan yang tahun ini Anda nggak punya cash flow. Jadi Anda nggak punya cash flow untuk beli barang. Anda mau invest 50 juta. which is for that business itu cukup besar, ya. Untuk iklan yang sia-sia, why?. Jadi, again that kind of thing . Karena teman-teman saya beriklan di yellow pages. Saya harus iklan di yellow pages. If everybody is doing it, it’s gonna be the right strategy, right? no. Because most people in the business world tidak tahu cara menghitungnya. Jadi, jangan ikut-ikut most people juga kadang-kadang. Tapi, marketing the wrong strategiest wasting money tidak mendapatkan return of investment. Jadi, Anda punya cash flow. surut membayarin marketing-marketing strategy yang aneh dan tidak menghasilkan. Ya, tapi Anda nggak tahu itu nggak menghasilkan. Karena tidak pernah di ukur. Anda juga punya excuse nantikan branding, ya itu sering banget kita denger. Jadi pokoknya ini marketing strategy ini yang perlu diperhatikan. dan this is one my favorite the last M adalah merchandise.

Baca Juga :  Bagaimana Cara Menjual Apapun Kapanpun Dimanapun

How do you manage your inventory?. Bagaimana caranya Anda memilih merchandise apa yang Anda mau jual. Service juga in the plans. Kalau Anda di service bisnis, service apa yang profitable. high profit, high turn over product and services. Apa yang mau Anda jual? whats A product, B product. C product, D product. Waktu saya kerja di multinasional coorperate, ini saya tanggung jawab saya ini dua kali ya. Di Jakarta maupun di Singapur. Tanggung jawab saya adalah meng get rid of produk produk dan service-service yang tidak profitable. Di situlah kenapa dalam satu tahun, satu stengah tahun profit kita bisa dari lima tahun nggak berprofit ria. sampai langsung mantep, why? because we choose did this, product selection. Di Indonesia we got real 75 SKU.

Kalau di Singapura, we didn’t get rid of product, we got rid of the customers. Jadi pemilihan customers yang lebih profitable itu. juga sangat penting ya karena customer is king, well only if they or only if their profitable. So merchandise di sini juga sangat penting. Saya sering kadang-kadang ya ke gudang, ke gudang kliennya saya itu. Saya mau melihat gitu cara mereka nata gudang bagaimana. Is it easy to find your product. Apakah mungkin ada dead stock slow stock yang tidak terorganize dengan baik. Mungkin ada dead stock slow stock ini juga your cash flow. yang Anda butuhkan itu, yang bank account Anda kering. Seandainya Anda tahu siapa yang dead stock, mana yang slow stock. Anda bisa punya strategi untuk chasing them out. Anda juga bisa masukin ke strategi ini. So, anyway ini cuman video singkat . Tapi saya mau sharing aja karena nggak semua-muanya kalau Anda mau better bisnis itu. tentang revenue. Ya nggak semua-muanya tentang how to get more client, how to do marketing. Semoga ini sudah bermanfaat

Baca Juga :  Tips-tips buat Pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) dalam Pemasaran secara Digital